Senin, 02 November 2026

Selasa, 03 November 2026 - 1C - Pendidikan Pancasila

 RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C

USTMAN BIN AFFAN

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG     


πŸ“Œ IDENTITAS
Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hesti Windari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Selasa, 03 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Materi : Memahami manfaat aturan
Pertemuan Ke: 3  (2 JP)

πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu mengenal dan memahami aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh perilaku mematuhi aturan, menjelaskan manfaat mematuhi aturan, serta membiasakan diri bersikap disiplin dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menjelaskan pengertian aturan dengan bahasa sederhana.

  2. Mengenali contoh aturan di lingkungan rumah dan sekolah.

  3. Menyebutkan manfaat mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

  4. Membedakan perilaku mematuhi aturan dan melanggar aturan.

  5. Menjelaskan akibat jika tidak mematuhi aturan.

  6. Membiasakan diri bersikap disiplin dan bertanggung jawab.


🌷 1. Mindful (Berkesadaran)

Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.

Hari ini kita akan belajar tentang memahami manfaat mematuhi aturan.

Setiap hari, kita memiliki aturan yang harus dipatuhi, baik di rumah maupun di sekolah.

Coba perhatikan dan pikirkan beberapa pertanyaan berikut!

✏️ Apakah kalian memiliki aturan di rumah?

✏️ Apa yang harus dilakukan setelah selesai bermain?

✏️ Mengapa kita harus datang tepat waktu ke sekolah?

✏️ Apa yang terjadi jika kita tidak mematuhi aturan?

✏️ Bagaimana perasaan kalian jika lingkungan rumah dan sekolah tertib?

Ayo, perhatikan cerita berikut!

Cerita 1: Aturan di Rumah 🏑

Dina Anak yang Disiplin

Dina adalah anak yang rajin dan disiplin.

Setiap pagi, Dina bangun tidur dan merapikan tempat tidurnya.

Setelah mandi, Dina sarapan bersama keluarga.

Sebelum berangkat sekolah, Dina berpamitan kepada ayah dan ibu.

Sepulang sekolah, Dina mengganti pakaian dan meletakkan sepatu pada tempatnya.

Setelah selesai bermain, Dina selalu merapikan mainannya.

Ibu merasa senang karena Dina selalu mematuhi aturan di rumah.

Ayo, kita pahami ceritanya!

Siapa anak yang rajin dan disiplin? Dina.

Apa yang dilakukan Dina setelah bangun tidur? Merapikan tempat tidur.

Kepada siapa Dina berpamitan sebelum berangkat sekolah? Ayah dan ibu.

Apa yang dilakukan Dina setelah selesai bermain? Merapikan mainannya.

Bagaimana perasaan ibu melihat Dina mematuhi aturan? Senang.

Apa manfaat dari perilaku Dina?

🌷 Rumah menjadi rapi dan bersih.

🌷 Kegiatan sehari-hari menjadi teratur.

🌷 Melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.

🌷 Membuat orang tua merasa senang.

Melalui cerita ini, peserta didik belajar bahwa mematuhi aturan di rumah dapat menciptakan suasana keluarga yang tertib, nyaman, dan menyenangkan.


🌷 2. Meaningful (Bermakna)

Sholeh dan sholehah, aturan tidak hanya ada di rumah, tetapi juga ada di sekolah dan lingkungan sekitar.

Aturan dibuat agar semua orang dapat hidup dengan tertib, aman, nyaman, dan saling menghargai.

Jika semua orang mematuhi aturan, kegiatan sehari-hari akan berjalan dengan baik.

Cerita 2: Mematuhi Aturan di Sekolah 🏫

Beni Anak yang Tertib

Setiap pagi, Beni berangkat ke sekolah tepat waktu.

Sesampainya di sekolah, Beni memberi salam kepada guru.

Sebelum masuk kelas, Beni berbaris bersama teman-temannya.

Saat guru menjelaskan pelajaran, Beni mendengarkan dengan baik.

Ketika ingin bertanya, Beni mengangkat tangan terlebih dahulu.

Saat waktu istirahat, Beni bermain bersama teman-temannya dengan tertib.

Beni juga selalu membuang sampah pada tempatnya.

Guru merasa senang karena Beni menjadi anak yang tertib dan bertanggung jawab.

Dari cerita tersebut, kita belajar:

🌷 Datang ke sekolah tepat waktu.

🌷 Memberi salam kepada guru.

🌷 Berbaris sebelum masuk kelas.

🌷 Mendengarkan guru ketika menjelaskan.

🌷 Mengangkat tangan sebelum berbicara.

🌷 Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

🌷 Bermain dengan tertib dan tidak mengganggu teman.

Mematuhi aturan di sekolah membuat kegiatan belajar menjadi nyaman dan menyenangkan.

Cerita 3: Akibat Tidak Mematuhi Aturan ⚠️

Andi yang Tidak Tertib

Andi suka bermain dan sering lupa waktu.

Setelah bermain, Andi membiarkan mainannya berserakan.

Andi juga sering datang terlambat ke sekolah.

Saat guru menjelaskan, Andi berbicara sendiri dan mengganggu teman.

Akibatnya, kamar Andi menjadi berantakan dan Andi tertinggal pelajaran.

Ibu dan guru mengingatkan Andi agar belajar mematuhi aturan.

Andi akhirnya menyadari kesalahannya dan berjanji menjadi anak yang lebih disiplin.

Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa:

🌷 Tidak merapikan mainan membuat rumah berantakan.

🌷 Datang terlambat membuat kita tertinggal pelajaran.

🌷 Mengganggu teman membuat suasana kelas tidak nyaman.

🌷 Tidak mematuhi aturan dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri mematuhi aturan.

πŸ’— 3. Mengenal Aturan

Aturan adalah ketentuan atau tata tertib yang harus dipatuhi agar kehidupan berjalan dengan tertib, aman, dan teratur.

Aturan dibuat untuk kebaikan bersama.

A. Contoh Aturan di Rumah

Beberapa contoh aturan yang harus kita patuhi di rumah:

  1. Bangun tidur tepat waktu.

  2. Merapikan tempat tidur.

  3. Berpamitan kepada orang tua sebelum pergi.

  4. Membantu orang tua.

  5. Belajar sesuai jadwal.

  6. Merapikan mainan setelah digunakan.

  7. Menjaga kebersihan rumah.

  8. Tidur tepat waktu.

B. Contoh Aturan di Sekolah

Beberapa contoh aturan yang harus kita patuhi di sekolah:

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Memakai seragam sesuai ketentuan.

  3. Berdoa sebelum belajar.

  4. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  5. Tidak mengganggu teman.

  6. Membuang sampah pada tempatnya.

  7. Menjaga kebersihan kelas.

  8. Mengikuti kegiatan belajar dengan tertib.

C. Manfaat Mematuhi Aturan

Sholeh dan sholehah, mematuhi aturan memiliki banyak manfaat.

Berikut beberapa manfaat mematuhi aturan:

🌷 1. Hidup Menjadi Tertib

Dengan mematuhi aturan, kegiatan sehari-hari dapat berjalan dengan teratur.

Contoh: Berbaris sebelum masuk kelas.

🌷 2. Lingkungan Menjadi Bersih

Mematuhi aturan menjaga kebersihan membuat lingkungan menjadi nyaman.

Contoh: Membuang sampah pada tempatnya.

🌷 3. Terhindar dari Pertengkaran

Mematuhi aturan membuat kita belajar menghargai dan menghormati orang lain.

Contoh: Bermain secara bergantian dengan teman.

🌷 4. Melatih Sikap Disiplin

Mematuhi aturan membantu kita terbiasa melakukan sesuatu tepat waktu.

Contoh: Datang ke sekolah tidak terlambat.

🌷 5. Melatih Tanggung Jawab

Mematuhi aturan membuat kita belajar bertanggung jawab terhadap kewajiban.

Contoh: Merapikan mainan setelah selesai bermain.

🌷 6. Menciptakan Suasana Aman dan Nyaman

Jika semua orang mematuhi aturan, kita dapat melakukan kegiatan dengan tenang.

Contoh: Tidak berlari-lari di dalam kelas.

πŸ’— 4. Mengenal Perilaku Mematuhi dan Melanggar Aturan

Ayo, perhatikan perbedaan perilaku berikut!

A. Perilaku Mematuhi Aturan

  1. Datang ke sekolah tepat waktu.

  2. Membuang sampah pada tempatnya.

  3. Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  4. Merapikan tempat tidur.

  5. Antre dengan tertib.

  6. Membantu orang tua.

B. Perilaku Melanggar Aturan

  1. Datang terlambat ke sekolah.

  2. Membuang sampah sembarangan.

  3. Berbicara saat guru menjelaskan.

  4. Membiarkan kamar berantakan.

  5. Menyerobot antrean.

  6. Tidak mau membantu orang tua.

C. Akibat Mematuhi dan Melanggar Aturan

Mematuhi AturanMelanggar Aturan
Kelas menjadi tertib.Kelas menjadi gaduh.
Rumah menjadi rapi.Rumah menjadi berantakan.
Lingkungan bersih.Lingkungan kotor.
Kegiatan berjalan lancar.Kegiatan terganggu.
Hidup terasa nyaman.Orang lain merasa terganggu.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

Anak yang hebat bukan hanya anak yang pandai, tetapi juga anak yang mau mematuhi aturan dan bertanggung jawab.

πŸ’— 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta dengan teratur.

Matahari terbit pada pagi hari dan terbenam pada sore hari.

Siang dan malam silih berganti.

Semua ciptaan Allah SWT memiliki ketentuan dan keteraturan.

Sebagai manusia, kita juga harus membiasakan diri hidup dengan tertib dan mematuhi aturan yang baik.

Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 59 yang mengajarkan kita untuk taat kepada Allah, Rasul, dan ulil amri (pemegang kekuasaan atau pemimpin).

Melalui pembelajaran ini, kita belajar:

🌷 Menaati aturan yang baik.

🌷 Menghormati orang tua dan guru.

🌷 Membiasakan diri bersikap disiplin.

🌷 Menjadi anak yang bertanggung jawab.

🌷 Menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Mari kita membiasakan diri mematuhi aturan sebagai bentuk perilaku baik yang diridai Allah SWT.

πŸ’— 6. Keterkaitan dengan Asmaul Husna

🌷 1. Al-Hakam — Maha Menetapkan Hukum

Allah SWT memiliki nama Al-Hakam, artinya Maha Menetapkan Hukum.

Allah SWT menetapkan ketentuan bagi seluruh makhluk-Nya.

Sebagai manusia, kita juga harus belajar menghargai aturan dan ketentuan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh penerapan:

  • Mematuhi aturan di rumah.

  • Mengikuti tata tertib sekolah.

  • Mendengarkan nasihat orang tua.

  • Melaksanakan kewajiban dengan baik.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa aturan perlu dihargai dan dipatuhi.

🌷 2. Al-'Adl — Maha Adil

Allah SWT memiliki nama Al-'Adl, artinya Maha Adil.

Allah SWT Maha Adil kepada seluruh makhluk-Nya.

Kita juga harus bersikap adil kepada orang lain dan tidak boleh mementingkan diri sendiri.

Contoh penerapan:

  • Bermain secara bergantian.

  • Tidak menyerobot antrean.

  • Berbagi dengan teman.

  • Tidak membeda-bedakan teman.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik belajar bahwa mematuhi aturan dapat menciptakan keadilan dan keharmonisan.

🌷 3. As-Sami' — Maha Mendengar

Allah SWT memiliki nama As-Sami', artinya Maha Mendengar.

Allah Maha Mendengar setiap doa dan perkataan hamba-Nya.

Kita juga harus membiasakan diri mendengarkan nasihat orang tua dan arahan guru.

Contoh penerapan:

  • Mendengarkan guru saat menjelaskan.

  • Memperhatikan nasihat orang tua.

  • Tidak memotong pembicaraan.

  • Melaksanakan arahan guru dengan baik.

Pesan: Anak yang baik adalah anak yang mau mendengarkan nasihat dan mematuhi aturan yang baik.

Yuk, kita belajar menjadi anak yang disiplin, adil, dan bertanggung jawab!

Yuk simak video pembelajaran dibawah ini:



🌷 7. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, kita belajar memahami manfaat mematuhi aturan melalui kegiatan berikut!

A. Ayo Amati dan Pahami!

Guru menunjukkan beberapa gambar perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mengamati gambar dengan saksama.

Guru mengajak peserta didik mengidentifikasi perilaku yang menunjukkan sikap mematuhi aturan dan melanggar aturan.

Contoh kegiatan:

  1. Anak membuang sampah pada tempatnya.

  2. Anak datang terlambat ke sekolah.

  3. Anak merapikan tempat tidur.

  4. Anak mengganggu teman saat belajar.

  5. Anak antre dengan tertib.

Ayo, jawab pertanyaan berikut!

  1. Perilaku manakah yang menunjukkan sikap mematuhi aturan?

  2. Apa manfaat membuang sampah pada tempatnya?

  3. Mengapa kita harus datang tepat waktu?

  4. Apa akibat jika kita mengganggu teman saat belajar?

  5. Mengapa kita harus merapikan mainan setelah digunakan?

B. Ayo Diskusi Bersama!

Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok kecil.

Setiap kelompok mendapatkan contoh permasalahan sederhana tentang aturan di rumah dan sekolah.

Peserta didik berdiskusi untuk menemukan jawaban dari permasalahan tersebut.

Contoh permasalahan:

Situasi 1: Rani selalu membuang sampah pada tempatnya. Apa manfaat dari perilaku Rani?

Situasi 2: Budi suka datang terlambat ke sekolah. Apa akibat dari perilaku Budi?

Situasi 3: Siti selalu merapikan mainan setelah bermain. Mengapa perilaku Siti baik?

Setelah berdiskusi, setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara sederhana.

Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.

C. Ayo Bermain "Aku Anak Tertib"! 🌷

Guru membacakan beberapa contoh perilaku.

Peserta didik mendengarkan dan menentukan apakah perilaku tersebut termasuk mematuhi aturan atau melanggar aturan.

Jika perilaku mematuhi aturan, peserta didik mengangkat kedua tangan.

Jika perilaku melanggar aturan, peserta didik meletakkan kedua tangan di atas meja.

Contoh perilaku:

  1. Merapikan tempat tidur setelah bangun.

  2. Membuang sampah sembarangan.

  3. Mendengarkan guru saat belajar.

  4. Menyerobot antrean.

  5. Membantu orang tua di rumah.

  6. Datang terlambat ke sekolah.

Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang aktif dan berani menjawab.

D. Ayo Biasakan Mematuhi Aturan!

Guru mengajak peserta didik menyebutkan satu aturan yang akan mereka patuhi mulai hari ini.

Contohnya:

  • Saya akan merapikan tempat tidur.

  • Saya akan datang ke sekolah tepat waktu.

  • Saya akan mendengarkan guru.

  • Saya akan membuang sampah pada tempatnya.

  • Saya akan membantu orang tua.

Peserta didik menyampaikan janji sederhana untuk menjadi anak yang disiplin dan bertanggung jawab.

πŸ’— LATIHAN MANDIRI

Ayo, kerjakan soal berikut dengan benar!




πŸ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar memahami manfaat mematuhi aturan. πŸ’—

Kita telah belajar mengenal pengertian aturan, contoh aturan di rumah dan sekolah, serta manfaat mematuhi aturan dalam kehidupan sehari-hari.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

🌷 Patuhi aturan di rumah dan di sekolah.

🌷 Datanglah ke sekolah tepat waktu.

🌷 Dengarkan nasihat orang tua dan guru.

🌷 Jagalah kebersihan lingkungan.

🌷 Biasakan bersikap disiplin dan bertanggung jawab.

🌷 Hormati dan hargai orang lain.

🌷 Jangan melanggar aturan yang telah disepakati.

Semoga kita menjadi anak yang saleh dan salehah, disiplin, bertanggung jawab, serta selalu mematuhi aturan yang baik.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 03 November 2026 - 1C - Bahasa Indonesia

RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C USTMAN BIN AFFAN SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG         πŸ“Œ IDENTITAS Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan He...