Minggu, 01 November 2026

Senin, 02 November 2026 - 1C - Bahasa Indonesia

RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C

USTMAN BIN AFFAN

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG     

πŸ“Œ IDENTITAS
Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hesti Windari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 02 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
Materi : Mengenal percakapan tentang lingkungan sekitar, bertanya dan menjawab dengan baik
Pertemuan Ke: 9 (3 JP)

πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu menyimak dan memahami percakapan sederhana tentang lingkungan sekitar yang disampaikan secara lisan. Peserta didik dapat mengenali isi percakapan, mengajukan pertanyaan, serta memberikan jawaban yang sesuai dengan menggunakan bahasa yang santun dan baik dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Menyimak percakapan sederhana tentang lingkungan sekitar dengan baik.

  2. Mengenali tokoh dan isi percakapan.

  3. Memahami informasi yang disampaikan dalam percakapan.

  4. Mengajukan pertanyaan sederhana sesuai dengan topik percakapan.

  5. Menjawab pertanyaan dengan tepat dan menggunakan bahasa yang santun.

  6. Membiasakan diri berbicara sopan dan menghargai orang lain.

🌷 1. Mindful (Berkesadaran)

Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.

Hari ini kita akan belajar tentang percakapan mengenai lingkungan sekitar.

Saat melakukan percakapan, kita perlu memperhatikan beberapa hal.

✏️ Siapa saja yang sedang berbicara?

✏️ Apa yang sedang mereka bicarakan?

✏️ Pertanyaan apa yang disampaikan?

✏️ Bagaimana cara menjawab pertanyaan dengan baik?

✏️ Apakah kita sudah menggunakan bahasa yang santun?

Ayo, simak percakapan berikut!

Percakapan 1: Taman Sekolah 🌳

<image> </image>

Rani: "Hai, Siti! Apa yang kamu lihat di taman?"

Siti: "Aku melihat banyak bunga yang indah."

Rani: "Di mana bunga itu tumbuh?"

Siti: "Bunga itu tumbuh di taman sekolah."

Rani: "Siapa yang merawat bunga-bunga itu?"

Siti: "Pak Guru dan anak-anak ikut merawatnya."

Rani: "Mengapa kita harus merawat tanaman?"

Siti: "Agar tanaman tumbuh subur dan lingkungan menjadi indah."

Rani: "Bagaimana perasaanmu melihat taman yang bersih?"

Siti: "Aku merasa senang."

Ayo, kita pahami percakapannya!

  • Siapa yang sedang bercakap-cakap? Rani dan Siti.

  • Apa yang dilihat Siti? Bunga.

  • Di mana bunga tumbuh? Di taman sekolah.

  • Siapa yang merawat bunga? Pak Guru dan anak-anak.

  • Mengapa kita harus merawat tanaman? Agar tanaman tumbuh subur.

  • Bagaimana perasaan Siti melihat taman yang bersih? Senang.

Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar menyimak percakapan, memahami informasi, serta mengenali cara bertanya dan menjawab dengan baik.

🌷 2. Meaningful (Bermakna)

Sholeh dan sholehah, percakapan dapat kita lakukan setiap hari, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan sekitar.

Kita dapat bercakap-cakap dengan orang tua, guru, teman, dan tetangga.

Ketika berbicara dengan orang lain, kita harus menggunakan bahasa yang baik dan sopan.

Percakapan 2: Kebersihan Lingkungan 🧹

Beni: "Halo, Ali! Apa yang sedang kamu lakukan?"

Ali: "Aku sedang menyapu halaman sekolah."

Beni: "Mengapa kamu menyapu halaman?"

Ali: "Agar halaman sekolah bersih."

Beni: "Siapa yang membuang sampah ke tempat sampah?"

Ali: "Semua peserta didik harus membuang sampah pada tempatnya."

Beni: "Bagaimana jika kita melihat sampah berserakan?"

Ali: "Kita harus mengambilnya dan membuangnya ke tempat sampah."

Beni: "Terima kasih atas penjelasannya, Ali."

Ali: "Sama-sama, Beni."

Dari percakapan tersebut, kita belajar:

🌷 Menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

🌷 Berani bertanya ketika ingin mengetahui sesuatu.

🌷 Menjawab pertanyaan dengan jelas.

🌷 Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan atau penjelasan.

🌷 Menghargai orang yang sedang berbicara.

Percakapan 3: Lingkungan Rumah 🏑

Dina: "Ibu, apa yang sedang Ibu lakukan?"

Ibu: "Ibu sedang menyiram tanaman."

Dina: "Di mana Ibu meletakkan tanaman?"

Ibu: "Tanaman Ibu letakkan di halaman rumah."

Dina: "Mengapa tanaman harus disiram?"

Ibu: "Agar tanaman mendapatkan air dan tumbuh subur."

Dina: "Kapan Ibu biasanya menyiram tanaman?"

Ibu: "Ibu menyiram tanaman setiap pagi."

Dina: "Baik, Bu. Besok aku ingin membantu Ibu."

Ibu: "Terima kasih, Dina. Anak yang rajin membantu itu baik."

Dari percakapan tersebut, kita belajar bertanya dan menjawab dengan santun serta membiasakan diri membantu menjaga lingkungan rumah.

πŸ’— 3. Mengenal Percakapan

Percakapan adalah kegiatan berbicara antara dua orang atau lebih untuk saling menyampaikan informasi, bertanya, dan memberikan jawaban.

Dalam percakapan terdapat beberapa hal penting.

A. Unsur-Unsur Percakapan

  1. Pembicara: orang yang menyampaikan sesuatu.

  2. Lawan bicara: orang yang diajak berbicara.

  3. Pertanyaan: kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu.

  4. Jawaban: tanggapan untuk menjawab pertanyaan.

  5. Topik pembicaraan: hal yang sedang dibicarakan.

B. Kata Tanya dalam Percakapan

Kata TanyaKegunaan
Apa?Menanyakan benda atau sesuatu.
Siapa?Menanyakan orang.
Kapan?Menanyakan waktu.
Di mana?Menanyakan tempat.
Mengapa?Menanyakan alasan.
Bagaimana?Menanyakan keadaan atau cara.

C. Cara Bertanya dan Menjawab dengan Baik

Ketika melakukan percakapan, kita harus membiasakan diri untuk:

  1. Mengucapkan salam saat memulai percakapan.

  2. Menggunakan kata-kata yang sopan.

  3. Berbicara dengan suara yang jelas.

  4. Mendengarkan ketika orang lain berbicara.

  5. Tidak memotong pembicaraan.

  6. Menjawab pertanyaan sesuai dengan yang ditanyakan.

  7. Mengucapkan terima kasih setelah mendapatkan bantuan atau informasi.

Contoh:

Kurang sopan: "Hei, kamu sedang apa?"

Lebih sopan: "Halo, teman. Apa yang sedang kamu lakukan?"

Ingat ya, sholeh dan sholehah, bertanya boleh, menjawab harus baik, dan berbicara harus sopan.

πŸ’— 4. Mengenal Contoh Pertanyaan dan Jawaban

Ayo, perhatikan beberapa contoh berikut!

Kata TanyaPertanyaanJawaban
Apa?Apa yang ada di taman?Ada bunga.
Siapa?Siapa yang menyapu halaman?Ali.
Kapan?Kapan kamu menyiram tanaman?Pagi hari.
Di mana?Di mana bunga tumbuh?Di taman.
Mengapa?Mengapa kita membuang sampah pada tempatnya?Agar lingkungan bersih.
Bagaimana?Bagaimana keadaan taman yang bersih?Indah dan nyaman.

Dengan mengenal kata tanya, kita dapat membuat pertanyaan dan memberikan jawaban yang sesuai.

πŸ’— 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan alam semesta beserta isinya. Ada tumbuhan, hewan, air, udara, dan berbagai keindahan alam yang dapat kita nikmati.

Lingkungan sekitar merupakan salah satu nikmat Allah yang harus kita syukuri dan jaga.

Melalui pembelajaran ini, kita belajar:

🌷 Bersyukur atas lingkungan yang Allah ciptakan.

🌷 Menjaga kebersihan rumah dan sekolah.

🌷 Menyayangi tumbuhan dan hewan.

🌷 Berbicara dengan sopan kepada orang lain.

🌷 Mendengarkan ketika orang lain sedang berbicara.

🌷 Saling membantu dan menghargai sesama.

Mari kita menjaga lingkungan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

πŸ’— 6. Keterkaitan dengan Asmaul Husna

🌷 1. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam tumbuhan, hewan, dan alam yang ada di sekitar kita.

Contoh percakapan:

Aisyah: "Apa yang Allah ciptakan di taman?"

Fatimah: "Allah menciptakan bunga, pohon, dan kupu-kupu."

Aisyah: "Bagaimana cara kita menjaga ciptaan Allah?"

Fatimah: "Kita harus merawat tanaman dan tidak merusak lingkungan."

Melalui percakapan ini, peserta didik belajar mengenal ciptaan Allah dan menjaga lingkungan sekitar.

🌷 2. As-Sami' — Maha Mendengar

Allah SWT memiliki nama As-Sami', artinya Maha Mendengar.

Allah Maha Mendengar setiap perkataan dan doa hamba-Nya.

Kita juga harus belajar menjadi pendengar yang baik ketika orang lain berbicara.

Contoh penerapan:

  • Mendengarkan guru ketika menjelaskan.

  • Mendengarkan teman ketika bertanya.

  • Tidak memotong pembicaraan.

  • Menjawab pertanyaan dengan santun.

🌷 3. Al-'Alim — Maha Mengetahui

Allah SWT adalah Al-'Alim, artinya Maha Mengetahui.

Allah mengetahui segala sesuatu, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

Melalui pembelajaran ini, peserta didik diajak untuk rajin bertanya agar mendapatkan pengetahuan baru.

Pesan: Jangan takut bertanya, karena bertanya merupakan salah satu cara untuk belajar.

Yuk simak video pembelajaran berikut:



🌷 7. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, kita berlatih melakukan percakapan!

A. Ayo Simak dan Pahami!

Guru membacakan percakapan berikut. Peserta didik mendengarkan dengan saksama.

Percakapan: Menjaga Taman Sekolah 🌺

Nina: "Halo, Rara! Apa yang sedang kamu lakukan?"

Rara: "Aku sedang menyiram bunga."

Nina: "Di mana kamu menyiram bunga?"

Rara: "Aku menyiram bunga di taman sekolah."

Nina: "Mengapa bunga harus disiram?"

Rara: "Agar bunga tumbuh subur."

Nina: "Kapan kamu menyiram bunga?"

Rara: "Aku menyiram bunga setiap pagi."

Nina: "Bagaimana keadaan taman sekolah sekarang?"

Rara: "Taman sekolah terlihat bersih dan indah."

Ayo, jawab pertanyaan berikut!

  1. Siapa yang sedang menyiram bunga?

  2. Apa yang sedang dilakukan Rara?

  3. Di mana Rara menyiram bunga?

  4. Mengapa bunga harus disiram?

  5. Kapan Rara menyiram bunga?

  6. Bagaimana keadaan taman sekolah?

B. Ayo Praktik Percakapan!

Guru membagi peserta didik secara berpasangan.

  • Peserta didik pertama berperan sebagai penanya.

  • Peserta didik kedua berperan sebagai penjawab.

  • Peserta didik membaca percakapan dengan suara jelas.

  • Peserta didik menggunakan bahasa yang sopan.

  • Setelah selesai, peserta didik bertukar peran.

Topik percakapan dapat berupa:

  1. Kebersihan kelas.

  2. Tanaman di halaman sekolah.

  3. Hewan di sekitar rumah.

  4. Kegiatan membersihkan lingkungan.

  5. Keindahan taman sekolah.

C. Ayo Bertanya dan Menjawab!

Guru memberikan beberapa pertanyaan sederhana tentang lingkungan sekitar.

  1. Apa yang kamu lihat di halaman sekolah?

  2. Siapa yang membersihkan kelas?

  3. Kapan kamu membuang sampah?

  4. Di mana kamu bermain bersama teman?

  5. Mengapa kita harus menjaga kebersihan?

  6. Bagaimana cara menjaga lingkungan sekolah?

Peserta didik menjawab pertanyaan secara lisan dengan bahasa yang santun.

πŸ’— Latihan Mandiri



πŸ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar mengenal percakapan tentang lingkungan sekitar. πŸ’—

Kita telah belajar menyimak percakapan, mengenali kata tanya, mengajukan pertanyaan, dan menjawab dengan bahasa yang baik dan santun.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

🌷 Berani bertanya adalah sikap yang baik.

🌷 Menjawab pertanyaan harus sesuai dengan yang ditanyakan.

🌷 Gunakan bahasa yang sopan ketika berbicara.

🌷 Dengarkan orang lain ketika sedang berbicara.

🌷 Jangan memotong pembicaraan teman.

🌷 Jagalah kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.

Semoga kita menjadi anak yang santun, percaya diri, pandai berkomunikasi, dan selalu menghargai orang lain.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Senin, 02 November 2026 - 1C - Matematika

RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C

USTMAN BIN AFFAN

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG    

πŸ“Œ IDENTITAS
Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hesti Windari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Senin, 02 November r 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Matematika
Materi : Soal Cerita Pengurangan
Pertemuan Ke: 4 (2 JP)

πŸ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN

Peserta didik mampu memahami makna pengurangan sebagai proses mengambil atau mengurangi sebagian dari sejumlah benda. Peserta didik dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pengurangan melalui soal cerita sederhana, menggunakan benda konkret, gambar, dan kalimat matematika dengan bilangan sampai 20.

πŸ’— TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat:

  1. Memahami pengurangan melalui cerita sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

  2. Menentukan jumlah benda mula-mula dalam sebuah cerita.

  3. Menentukan jumlah benda yang diambil, diberikan, atau berkurang.

  4. Menuliskan kalimat matematika menggunakan simbol pengurangan (−).

  5. Menyelesaikan soal cerita pengurangan dengan tepat.

  6. Belajar bersyukur dan membiasakan diri berbagi dengan sesama.

🌷 1. Mindful (Berkesadaran)

Sholeh dan sholehah, sebelum belajar, mari kita duduk dengan tertib dan memusatkan perhatian.

Hari ini kita akan belajar menyelesaikan soal cerita pengurangan.

Saat mendengarkan cerita, kita perlu memperhatikan beberapa hal.

✏️ Siapa yang ada dalam cerita?

✏️ Berapa jumlah benda mula-mula?

✏️ Berapa benda yang diambil atau diberikan?

✏️ Apakah jumlah benda bertambah atau berkurang?

✏️ Berapa jumlah benda yang masih tersisa?

Ayo, simak cerita berikut!

Cerita 1: Apel Rani 🍎

<image> </image>

Rani memiliki 5 buah apel.

Ibu mengambil 2 apel untuk adik.

Berapa apel Rani yang masih tersisa?

Ayo, kita pahami ceritanya!

  • Siapa yang memiliki apel? Rani.

  • Berapa apel Rani semula? 5 apel.

  • Berapa apel yang diambil ibu? 2 apel.

  • Apakah jumlah apel bertambah atau berkurang? Berkurang.

  • Berapa apel yang tersisa? 3 apel.

Mari kita hitung!

5 − 2 = 3

Jadi, apel Rani yang tersisa ada 3 buah.

Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar memahami informasi dalam cerita, menentukan jumlah benda yang berkurang, dan menghitung jumlah benda yang tersisa.

🌷 2. Meaningful (Bermakna)

Sholeh dan sholehah, soal cerita pengurangan dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, ketika memberikan makanan kepada teman, berbagi mainan dengan adik, menggunakan alat tulis, atau memakan buah.

Dengan belajar soal cerita, kita dapat memahami bahwa pengurangan adalah kegiatan mengurangi sebagian dari jumlah benda yang kita miliki.

Cerita 2: Kue Beni πŸͺ

<image> </image>

Beni memiliki 7 kue.

Ia memberikan 3 kue kepada adiknya.

Berapa kue yang masih dimiliki Beni?

Mari kita hitung!

7 − 3 = 4

Jadi, Beni masih memiliki 4 kue.

Cerita 3: Pensil Siti ✏️

<image> </image>

Siti memiliki 8 pensil.

Ia memberikan 2 pensil kepada temannya.

Berapa pensil yang masih dimiliki Siti?

Mari kita hitung!

8 − 2 = 6

Jadi, Siti masih memiliki 6 pensil.

Dari cerita tersebut, kita belajar bahwa pengurangan dapat terjadi ketika sebagian benda diberikan kepada orang lain. Kita juga belajar membiasakan diri berbagi dan menyayangi sesama.

πŸ’— 3. Mengenal Soal Cerita Pengurangan

Soal cerita pengurangan adalah soal matematika yang disajikan dalam bentuk cerita tentang jumlah benda yang berkurang karena diambil, diberikan, dimakan, digunakan, atau terbang.

Dalam soal cerita pengurangan, kita mencari tahu berapa jumlah benda yang masih tersisa.

Kata-Kata yang Menunjukkan Pengurangan

KataMakna
DiambilSebagian benda diambil
DiberikanBenda diberikan kepada orang lain
DimakanSebagian makanan dimakan
TerbangSebagian benda atau hewan pergi
HilangJumlah benda menjadi berkurang
TersisaJumlah benda yang masih ada

Cara Menyelesaikan Soal Cerita Pengurangan

Agar mudah menyelesaikan soal cerita, ikuti langkah-langkah berikut.

Langkah 1: Membaca cerita

Bacalah atau dengarkan cerita dengan teliti.

Langkah 2: Menentukan jumlah awal

Cari tahu berapa jumlah benda yang dimiliki mula-mula.

Langkah 3: Menentukan jumlah yang berkurang

Cari tahu berapa benda yang diambil, diberikan, atau digunakan.

Langkah 4: Menuliskan kalimat matematika

Gunakan simbol pengurangan (−).

Langkah 5: Menghitung hasilnya

Hitung berapa jumlah benda yang masih tersisa.

Contoh:

Dina memiliki 9 permen. Ia memberikan 4 permen kepada temannya.

Berapa permen Dina yang tersisa?

Diketahui:

  • Permen mula-mula = 9.

  • Permen yang diberikan = 4.

Kalimat matematika:

9 − 4 = 5

Jadi, permen Dina yang tersisa ada 5 buah.

πŸ’— 4. Ayo Belajar Menghitung!

Perhatikan contoh soal berikut!

Contoh 1

Ada 10 burung di atas pohon. Sebanyak 3 burung terbang.

Berapa burung yang masih ada di pohon?

10 − 3 = 7

Jadi, burung yang masih ada di pohon berjumlah 7 ekor.

Contoh 2

Ibu memiliki 12 buah jeruk. Sebanyak 5 jeruk diberikan kepada tetangga.

Berapa jeruk yang masih dimiliki ibu?

12 − 5 = 7

Jadi, jeruk ibu yang tersisa ada 7 buah.

Contoh 3

Di taman terdapat 15 bunga. Sebanyak 4 bunga dipetik.

Berapa bunga yang masih ada di taman?

15 − 4 = 11

Jadi, bunga yang masih ada di taman berjumlah 11 bunga.

πŸ’— 5. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah SWT

Sholeh dan sholehah, Allah SWT menciptakan berbagai macam tumbuhan, hewan, buah-buahan, dan seluruh alam semesta untuk memberikan manfaat bagi kehidupan kita.

Kita dapat belajar matematika melalui benda-benda ciptaan Allah SWT, seperti buah apel, jeruk, bunga, dan hewan.

Melalui pembelajaran ini, kita belajar:

🌷 Bersyukur atas nikmat yang Allah berikan.

🌷 Menggunakan akal untuk belajar dan berhitung.

🌷 Berbagi makanan kepada teman dan keluarga.

🌷 Menyayangi tumbuhan dan hewan ciptaan Allah.

🌷 Tidak boros dan menggunakan sesuatu sesuai kebutuhan.

Mari kita selalu bersyukur atas semua nikmat yang diberikan Allah SWT.

Alhamdulillah. πŸ€²πŸ’—

πŸ’— 6. Keterkaitan dengan Asmaul Husna

🌷 1. Ar-Razzaq — Maha Pemberi Rezeki

Allah SWT adalah Ar-Razzaq, yaitu Maha Pemberi Rezeki.

Allah memberikan berbagai rezeki kepada kita, seperti makanan, buah-buahan, dan minuman.

Contoh cerita:

Ibu memiliki 8 buah jeruk. Ibu memberikan 3 jeruk kepada tetangga.

Berapa jeruk yang masih dimiliki ibu?

8 − 3 = 5

Jadi, jeruk yang masih dimiliki ibu ada 5 buah.

Melalui cerita ini, peserta didik belajar berhitung sekaligus meneladani perilaku berbagi kepada sesama.

🌷 2. Al-Khaliq — Maha Pencipta

Allah SWT adalah Al-Khaliq, yaitu Maha Pencipta. Allah menciptakan berbagai macam hewan dan tumbuhan.

Contoh cerita:

Di taman ada 7 kupu-kupu. Sebanyak 2 kupu-kupu terbang ke taman lain.

Berapa kupu-kupu yang masih ada di taman?

7 − 2 = 5

Jadi, kupu-kupu yang masih ada di taman berjumlah 5 ekor.

Melalui cerita ini, peserta didik belajar berhitung dan menyayangi seluruh makhluk ciptaan Allah SWT.


Yuk simak video pembelajaran berikut:



🌷 7. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, simak cerita yang dibacakan oleh guru!

Cerita 1: Balon Adi 🎈

Adi memiliki 6 balon. Sebanyak 2 balon terlepas dan terbang.

Berapa balon yang masih dipegang Adi?

Mari kita hitung!

6 − 2 = 4

Jadi, Adi masih memegang 4 balon.

Cerita 2: Pensil Maya ✏️

Maya memiliki 10 pensil. Ia memberikan 3 pensil kepada temannya.

Berapa pensil Maya yang tersisa?

Mari kita hitung!

10 − 3 = 7

Jadi, pensil Maya yang tersisa ada 7 buah.

Ayo Berdiskusi!

Guru mengajak peserta didik menjawab pertanyaan berikut:

  1. Apa yang dimiliki Adi dalam cerita pertama?

  2. Berapa jumlah balon Adi mula-mula?

  3. Berapa balon yang terlepas?

  4. Berapa balon yang masih dipegang Adi?

  5. Apa yang dilakukan Maya terhadap pensilnya?

  6. Berapa pensil Maya yang tersisa?

Peserta didik dapat menggunakan jari tangan, benda konkret, atau gambar untuk membantu menghitung.

πŸ’— Latihan Mandiri


πŸ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang soal cerita pengurangan. πŸ’—

Kita telah belajar memahami cerita, menentukan jumlah benda mula-mula, mengetahui jumlah benda yang berkurang, dan menghitung jumlah benda yang tersisa.

Ingat ya, sholeh dan sholehah!

🌷 Pengurangan berarti mengurangi atau mengambil sebagian benda.

🌷 Pengurangan menggunakan simbol (−).

🌷 Kita harus membaca soal cerita dengan teliti.

🌷 Kita harus mengetahui jumlah awal dan jumlah yang berkurang.

🌷 Kita dapat menggunakan pengurangan dalam kehidupan sehari-hari.

🌷 Jangan lupa bersyukur dan berbagi kepada sesama.

Semoga kita menjadi anak yang cerdas, teliti, rajin belajar, dan selalu bersyukur kepada Allah SWT.

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌷


Senin, 02 November 2026 - 1C - Bahasa Indonesia

RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C USTMAN BIN AFFAN SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG       πŸ“Œ IDENTITAS Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hest...