Minggu, 25 Oktober 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 1C - PAK

 RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C

USTMAN BIN AFFAN

SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG    

๐Ÿ“Œ IDENTITAS
Nama Guru: Silva Ayuningsih,, S. Pd. dan Hesti Windari, S.Pd.
Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
Fase/Kelas: A / 1C Ustman Bin Affan
Mata Pelajaran: Pendidikan Anti Korupsi
Materi: Menerapkan sikap mandiri dilingkungan rumah 
Pertemuan Ke: 12 (1 JP)

๐Ÿ’— CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

Peserta didik mampu mengenal dan menerapkan sikap mandiri dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah. Peserta didik dapat mengenali kegiatan yang dapat dilakukan sendiri sesuai usia dan kemampuannya, membiasakan diri bertanggung jawab terhadap barang milik sendiri, serta menunjukkan perilaku disiplin, jujur, dan tidak bergantung kepada orang lain dalam melakukan tugas sederhana.

๐Ÿ’— TUJUAN PEMBELAJARAN (TP)

Peserta didik dapat:

  1. Mengenal pengertian sikap mandiri.

  2. Menyebutkan contoh sikap mandiri di rumah.

  3. Membedakan perilaku mandiri dan tidak mandiri.

  4. Mempraktikkan kegiatan sederhana secara mandiri.

  5. Membiasakan diri merapikan barang milik sendiri.

  6. Menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab.

  7. Membiasakan sikap mandiri sebagai perilaku antikorupsi.

๐ŸŒท 1. Mindful (Berkesadaran)

Sholeh dan sholehah, setiap anak perlu belajar menjadi anak yang mandiri. Mandiri berarti berusaha melakukan kegiatan sendiri sesuai usia dan kemampuan, tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Di rumah, kita dapat belajar mandiri melalui kegiatan sederhana, seperti merapikan tempat tidur, memakai pakaian sendiri, menyimpan sepatu, dan menyiapkan perlengkapan sekolah.

Yuk, perhatikan gambar berikut!

Child making bed Vector Images & Graphics for Commercial Use | VectorStock
Student carrying books with brown backpack – Royalty-Free Vector | VectorStock
้ดใ‚’้ด็ฎฑใซใใกใ‚“ใจๅ…ฅใ‚Œใ‚‹ๅฐๅญฆ็”Ÿ・ๆ•ด็†ๆ•ด้ “ | ็„กๆ–™ใ‚คใƒฉใ‚นใƒˆ็ด ๆ|็ด ๆใƒฉใƒœ
8

Sebelum belajar, mari jawab pertanyaan berikut!

✏️ Apakah kamu merapikan mainan setelah bermain?

✏️ Siapa yang menyiapkan tas sekolahmu?

✏️ Apakah kamu bisa memakai sepatu sendiri?

✏️ Apa yang kamu lakukan setelah bangun tidur?

Kegiatan tersebut dapat melatih kita menjadi anak yang mandiri.

Ingat, ya, sholeh dan sholehah! Kita boleh meminta bantuan ketika mengalami kesulitan. Namun, jika mampu melakukannya sendiri dengan aman, kita perlu berusaha terlebih dahulu.

๐ŸŒท 2. Meaningful (Bermakna)

Sikap mandiri sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Anak yang mandiri mau berusaha, tidak selalu menunggu bantuan, dan bertanggung jawab terhadap tugasnya.

Yuk, simak contoh berikut!

๐Ÿ’— Cerita 1: Merapikan Tempat Tidur

Girl in yellow pajamas making bed in bedroom

Pagi hari, Aisyah bangun tidur. Ia melipat selimut dan merapikan bantalnya.

Ibu berkata, “Wah, Aisyah sudah merapikan tempat tidur sendiri!”

Aisyah menjawab, “Iya, Bu. Aku ingin belajar mandiri.”

Ibu berkata, “Bagus, Aisyah. Teruslah membiasakan diri bertanggung jawab.”

Ayo, pahami ceritanya!

  • Siapa yang merapikan tempat tidur? Aisyah.

  • Kapan Aisyah merapikan tempat tidur? Pagi hari.

  • Apakah Aisyah menunjukkan sikap mandiri? Ya.

  • Apa yang dapat kita contoh dari Aisyah? Merapikan tempat tidur sendiri.

๐Ÿ’— Cerita 2: Menyiapkan Perlengkapan Sekolah

Smart boy elementary school student collects backpack. Little student puts school supplies in backpack. Home workplace. Cute caucasian kid.

Faris akan berangkat sekolah. Ia memeriksa buku, pensil, dan penghapusnya.

Faris memasukkan semua perlengkapan ke dalam tas.

Ayah berkata, “Faris, apakah perlengkapan sekolahmu sudah siap?”

Faris menjawab, “Sudah, Yah. Aku sudah memeriksanya sendiri.”

Ayah berkata, “Alhamdulillah. Faris sudah belajar mandiri.”

Ayo, pahami ceritanya!

  • Apa yang disiapkan Faris? Perlengkapan sekolah.

  • Siapa yang menyiapkan perlengkapan sekolahnya? Faris sendiri.

  • Bagaimana sikap Faris? Mandiri dan bertanggung jawab.

  • Apa manfaat sikap Faris? Ia belajar menyiapkan kebutuhan sendiri.

Melalui kedua cerita tersebut, kita belajar bahwa kemandirian dapat dimulai dari kebiasaan kecil di rumah.

๐Ÿ’— 3. Mengenal Pengertian Sikap Mandiri

Sikap mandiri adalah sikap mau berusaha melakukan sesuatu sendiri sesuai usia dan kemampuan tanpa selalu bergantung kepada orang lain.

Anak yang mandiri mau mencoba, berusaha menyelesaikan tugasnya, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya.

๐ŸŒท Contoh sikap mandiri di rumah

Chambre enfant sur mesure au Maroc | Bambinos — Lits & chambres bรฉbรฉ

1. Merapikan tempat tidur

Merapikan bantal dan melipat selimut setelah bangun tidur.

Do and Don’t at Home for Kids – Lesson 1

2. Merapikan mainan

Mengembalikan mainan ke tempatnya setelah bermain.

ืื™ืš ืœื’ื“ืœ ื™ืœื“ ืฉืœื ืฉื•ื›ื— ืืช ื”ืชื™ืง ื‘ื›ืœ ืžืงื•ื ื•ืื™ืš ืœื ืœืื‘ื“ ืืช ื”ืจืืฉ ื‘ื“ืจืš

3. Menyiapkan tas sekolah

Memeriksa buku dan alat tulis sesuai jadwal pelajaran.

Cliente nรฃo compatรญvel – Canva

4. Menyimpan sepatu

Meletakkan sepatu di rak setelah digunakan.

Boy helping with laundry. Kid helps taking clothes from washing machine in bathroom vector illustration. Putting shorts into basket, open door of machine. Bathroom interior design

5. Menaruh pakaian kotor

Meletakkan pakaian kotor di keranjang cucian.

๐Ÿ’— Perilaku mandiri dan tidak mandiri

Perilaku mandiri

Perilaku tidak mandiri

Merapikan mainan sendiri.

Selalu menyuruh orang lain merapikan mainan.

Menyiapkan tas sekolah.

Tidak mau menyiapkan tas meskipun mampu.

Memakai sepatu sendiri.

Selalu meminta dipakaikan sepatu padahal sudah bisa.

Menyimpan barang pada tempatnya.

Membiarkan barang berserakan.

Berusaha mengerjakan tugas sendiri.

Tidak mau mencoba dan selalu bergantung kepada orang lain.

Anak-anak, meminta bantuan bukan berarti tidak mandiri. Kita boleh meminta bantuan jika belum mampu, mengalami kesulitan, atau membutuhkan bantuan demi keselamatan.

๐Ÿ’— 4. Hubungan Sikap Mandiri dengan Pendidikan Antikorupsi

Sholeh dan sholehah, pendidikan antikorupsi mengajarkan kita untuk membiasakan perilaku baik sejak kecil.

Sikap mandiri membantu kita belajar bertanggung jawab, disiplin, jujur, dan tidak bergantung kepada orang lain untuk menyelesaikan tugas yang menjadi kewajiban kita.

๐ŸŒท Nilai antikorupsi yang berkaitan dengan sikap mandiri

1. Tanggung jawab

Mau menyelesaikan tugas yang menjadi kewajiban sendiri.

Contoh: Setelah bermain, aku merapikan mainanku.

2. Disiplin

Melakukan kegiatan sesuai waktu dan aturan.

Contoh: Aku menyiapkan tas sekolah pada malam hari.

3. Jujur

Mengakui perbuatan yang dilakukan dengan sebenarnya.

Contoh: Aku berkata jujur ketika belum mengerjakan tugas rumah.

4. Kerja keras

Mau berusaha dan tidak mudah menyerah.

Contoh: Aku mencoba memakai sepatu sendiri sampai bisa.

5. Sederhana

Menggunakan barang yang dimiliki dengan baik dan tidak berlebihan.

Contoh: Aku merawat alat tulisku agar tidak cepat rusak.

Ingat, ya! Sikap mandiri merupakan salah satu kebiasaan baik yang mendukung nilai antikorupsi, terutama tanggung jawab, disiplin, kejujuran, dan kerja keras.

๐Ÿ’— 5. Cara Membiasakan Sikap Mandiri di Rumah

Agar terbiasa mandiri, lakukan langkah-langkah berikut.

Langkah 1: Kenali tugasmu.

Ketahui kegiatan yang menjadi tanggung jawabmu, seperti merapikan mainan.

Langkah 2: Cobalah melakukannya sendiri.

Jangan langsung meminta bantuan jika kamu sebenarnya mampu.

Langkah 3: Lakukan dengan tertib.

Kerjakan kegiatan dengan hati-hati dan tidak terburu-buru.

Langkah 4: Selesaikan tugasmu.

Usahakan menyelesaikan kegiatan yang sudah dimulai.

Langkah 5: Periksa hasilnya.

Pastikan barang sudah tersimpan rapi dan tugas sudah selesai.

Langkah 6: Minta bantuan jika diperlukan.

Jika mengalami kesulitan, mintalah bantuan orang tua dengan sopan.

๐Ÿ’— Contoh kegiatan sehari-hari

Pagi hari:

  • Bangun tidur.

  • Merapikan tempat tidur.

  • Mandi dan memakai pakaian.

  • Sarapan.

  • Memeriksa perlengkapan sekolah.

Sore hari:

  • Menyimpan sepatu.

  • Mengganti pakaian.

  • Merapikan mainan.

  • Menyiapkan buku untuk belajar.

Kegiatan tersebut dapat dilakukan sesuai usia, kemampuan, dan arahan orang tua.

๐Ÿ’— 6. Contoh Sikap Mandiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Yuk, perhatikan beberapa contoh berikut!

Black Child Tying Shoe Cliparts, Stock Vector and Royalty Free Black Child Tying Shoe Illustrations

๐ŸŒท Contoh 1: Memakai Sepatu

Ibu: “Nak, apakah kamu sudah memakai sepatu?”

Rafi: “Sudah, Bu. Aku memakainya sendiri.”

Ibu: “Alhamdulillah, Rafi sudah berusaha mandiri.”

Sikap baik: Rafi berusaha melakukan kegiatan sendiri.

Girl putting toys

๐ŸŒท Contoh 2: Merapikan Mainan

Ayah: “Siapa yang akan merapikan mainan setelah bermain?”

Dina: “Aku akan merapikannya sendiri, Yah.”

Ayah: “Bagus. Mainan harus disimpan kembali.”

Sikap baik: Dina bertanggung jawab atas barang yang digunakannya.

Good Morning Habits for Kids | Healthy Daily Routine for Children

๐ŸŒท Contoh 3: Menyiapkan Tas Sekolah

Ibu: “Apakah buku pelajaranmu sudah dimasukkan ke tas?”

Hasan: “Sudah, Bu. Aku memeriksanya sesuai jadwal.”

Ibu: “Bagus, Hasan. Teruslah bertanggung jawab.”

Sikap baik: Hasan mandiri dan disiplin.

Dari contoh tersebut, kita belajar bahwa menjadi mandiri tidak harus melakukan pekerjaan yang sulit. Kita dapat memulainya dari kegiatan kecil setiap hari.

๐Ÿ’— 7. Keterkaitan dengan Kebesaran Allah Swt.

Sholeh dan sholehah, Allah Swt. memberikan kita kemampuan untuk belajar, berpikir, bergerak, dan melakukan berbagai kegiatan.

Kita perlu bersyukur atas nikmat tersebut dengan menggunakannya untuk melakukan kebaikan.

Salah satu bentuk rasa syukur adalah belajar menjadi anak yang mandiri dan bertanggung jawab.

Melalui pembelajaran ini, kita belajar:

  • ๐ŸŒท Berusaha melakukan kegiatan sendiri.

  • ๐ŸŒท Membantu orang tua sesuai kemampuan.

  • ๐ŸŒท Menjaga barang milik sendiri.

  • ๐ŸŒท Melaksanakan tugas dengan disiplin.

  • ๐ŸŒท Berkata jujur kepada orang tua.

  • ๐ŸŒท Tidak mudah menyerah ketika belajar.

Mari membiasakan diri melakukan kebaikan dari rumah. Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak yang rajin, mandiri, jujur, dan bertanggung jawab.

Alhamdulillah atas nikmat dan kemampuan yang Allah Swt. berikan kepada kita. ๐Ÿคฒ๐Ÿ’—

๐Ÿ’— 8. Keterkaitan dengan Asmaul Husna

๐ŸŒท 1. Al-Qawiyy — Maha Kuat

Allah Swt. memiliki nama Al-Qawiyy, yang berarti Maha Kuat.

Kita belajar berusaha dan tidak mudah menyerah ketika melakukan kegiatan sesuai kemampuan.

Contoh:

Ibu: “Cobalah memakai sepatumu sendiri, Nak.”

Faris: “Baik, Bu. Aku akan mencoba.”

Ibu: “Teruslah berusaha dengan hati-hati.”

Faris: “Alhamdulillah, aku bisa melakukannya!”

Melalui kegiatan ini, anak belajar berusaha dan tidak mudah menyerah.

๐ŸŒท 2. Al-'Alim — Maha Mengetahui

Allah Swt. memiliki nama Al-'Alim, yang berarti Maha Mengetahui.

Kita belajar bersikap jujur karena Allah Swt. mengetahui segala sesuatu. Kita harus berkata jujur tentang apa yang sudah dan belum kita kerjakan.

Contoh:

Ayah: “Apakah kamu sudah merapikan mainan?”

Dina: “Belum, Yah. Aku akan merapikannya sekarang.”

Ayah: “Terima kasih sudah berkata jujur.”

Dina: “Baik, Yah. Aku akan bertanggung jawab.”

Melalui percakapan ini, anak belajar jujur dan bertanggung jawab.

๐ŸŒท 3. Ar-Raqib — Maha Mengawasi

Allah Swt. memiliki nama Ar-Raqib, yang berarti Maha Mengawasi.

Kita harus membiasakan diri melakukan hal yang baik meskipun tidak sedang diawasi orang tua.

Contoh:

Ibu: “Apa yang kamu lakukan setelah bermain?”

Aisyah: “Aku merapikan mainanku sendiri, Bu.”

Ibu: “Bagus. Kamu sudah bertanggung jawab.”

Aisyah: “Aku ingin selalu menjaga kerapian, Bu.”

Melalui kegiatan ini, anak belajar bertanggung jawab dan melakukan kebaikan dengan kesadaran sendiri.

๐ŸŒท 9. Kegiatan Pembelajaran

Yuk, sholeh dan sholehah, kita belajar sambil mengamati, menjawab pertanyaan, dan mempraktikkan sikap mandiri!

๐Ÿ’— Kegiatan 1: Amati Gambar dan Ceritakan

Perhatikan gambar berikut!

Girl in yellow pajamas making bed in bedroom
Tidy Up Time: Social Story for Kids | Social Stories Life
Student carrying books with brown backpack – Royalty-Free Vector | VectorStock
8

Jawablah pertanyaan berikut secara lisan.

  1. Apa kegiatan yang dilakukan anak pada gambar pertama?

  2. Apa yang dilakukan anak setelah bermain?

  3. Mengapa kita perlu menyiapkan tas sekolah sendiri?

  4. Manakah kegiatan yang menunjukkan sikap mandiri?

Jawaban contoh:

  1. Merapikan tempat tidur.

  2. Merapikan dan menyimpan mainan.

  3. Agar belajar bertanggung jawab dan siap berangkat sekolah.

  4. Merapikan tempat tidur, menyimpan mainan, dan menyiapkan tas sekolah sendiri.

๐Ÿ’— Kegiatan 2: Pilih Perilaku yang Baik

Bacalah pernyataan berikut. Tentukan apakah perilaku tersebut menunjukkan sikap mandiri atau tidak mandiri.

No.

Perilaku

Jawaban

1

Rani merapikan mainan setelah bermain.

Mandiri

2

Beni selalu menyuruh ibu menyiapkan tasnya, padahal ia mampu.

Tidak mandiri

3

Siti menyimpan sepatu di rak.

Mandiri

4

Faris tidak mau mencoba memakai sepatu sendiri.

Tidak mandiri

5

Dina mengerjakan tugasnya sendiri dan meminta bantuan ketika kesulitan.

Mandiri

๐Ÿ’— Latihan Mandiri

Pilihlah jawaban yang tepat!

Ayo, Berlatih! ๐ŸŒท

0/5 dijawab

1. Mandiri berarti ....

2. Setelah bermain, kita sebaiknya ....

3. Sebelum berangkat sekolah, kita sebaiknya ....

4. Jika belum mampu melakukan sesuatu, kita boleh ....

5. Sikap mandiri mengajarkan kita untuk ....

Periksa Jawaban

๐ŸŒท Kegiatan 3: Ayo, Praktikkan Sikap Mandiri!

Lakukan kegiatan sederhana berikut di rumah bersama arahan orang tua.

Daftar Kegiatan Mandiriku ๐Ÿ’—

Berilah tanda centang setelah kamu melakukan kegiatan tersebut.

Hebat! Kamu sudah melakukan 0 dari 6 kegiatan mandiri.

๐Ÿ’— PENUTUP

Alhamdulillah, anak-anak hebat! Hari ini kita telah belajar tentang menerapkan sikap mandiri di lingkungan rumah. ๐Ÿ’—

Kita belajar bahwa sikap mandiri dapat dimulai dari kegiatan sederhana, seperti merapikan tempat tidur, menyimpan mainan, dan menyiapkan perlengkapan sekolah.

Sikap mandiri juga membantu kita membiasakan nilai-nilai antikorupsi, seperti tanggung jawab, disiplin, jujur, dan kerja keras.

Ingat, ya, sholeh dan sholehah!

๐ŸŒท Aku mau berusaha melakukan kegiatan sendiri.

๐ŸŒท Aku merapikan barang milikku.

๐ŸŒท Aku menyiapkan perlengkapan sekolah.

๐ŸŒท Aku jujur kepada orang tua.

๐ŸŒท Aku bertanggung jawab terhadap tugasku.

๐ŸŒท Aku meminta bantuan dengan sopan ketika membutuhkan.

๐ŸŒท Aku melakukan kebaikan meskipun tidak diawasi.

๐ŸŒท Aku bersyukur kepada Allah Swt. atas kemampuanku.

Semoga kita menjadi anak yang mandiri, jujur, disiplin, rajin, dan bertanggung jawab sejak dini.

Semangat belajar dan menjadi anak mandiri, ananda sholeh dan sholehah kelas 1C! ๐Ÿ’—๐ŸŒท

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 02 November 2026 - 1C - Bahasa Indonesia

RUANG BELAJAR DIGITAL KELAS 1C USTMAN BIN AFFAN SD AL AZHAR 2 BANDAR LAMPUNG       ๐Ÿ“Œ IDENTITAS Nama Guru: Silva Ayuningsih, S. Pd. dan Hest...